Senin, 30 April 2012

cerpen "cinta beda aliansi"


Uni soviet, 29 mei 1940. Keluarga shukov  pergi meninggalkan Uni Soviet karena keadaan di sana semakin memburuk dan memilih menuju ke Jerman yang saat itu keadaannya lebih baik karena banyak memenangkan peperangan sehingga daerah pusat jerman seperti Berlin,Koln,Stutgart tidak tersentuk kerusakan akibat perang.

Shukov saat itu mengajak keluarga satu-satunya yang ia miliki, anak perempuan yang bernama Vladimirovna yang berumur 18 tahun. Di jerman, mereka pun mengubah nama menjadi nama orang jerman untuk menghindari hal-hal yang tidak mereka inginkan saat itu, ini karena perubahan antara kawan dan lawan saat perang saat itu sangatlah cepat, mereka takut jika mereka dihukum suatu saat jika mereka ketahuan dari Uni Soviet dan Uni soviet berubah menjadi lawan jerman. Shukov menganti namanya menjadi Adorf, sedangkan vladimirovna mengganti namanya menjadi Marlene Dietrich.

Adorv bekerja menjadi pabrik peleburan besi-besi, pabrik yang besar banyak besi-besi besar penyangga yang sudah berkarat dan tentunya warna merah menyala dari besi yang sedang dilebur. Dietrich memilih bekerja menjadi pembantu di rumah megah bergaya eropa klasik dengan cat dominan warna merah milik Heydric. Heydric merupakan salah satu tentara jerman tak heran jika badannya tegap dan rambutnya ala
militer, sedangkan anaknya ferdinand jodl menjadi anak yang manja karena selalu di manjakan ibunya.

Sejak kematian ibunya 4 Oktober 1940, Jodl pun selalu mengandalkan orang lain dan semakin tidak mandiri untuk melakukan hal-hal sepele meski umurnya telah menginjak 20 tahun. Jodl selalu berteriak-teriak untuk memanggil pembantunya untuk melakakukan hal sepele seperti mengambilkan sepatu, memakaikan sepatu, dan hal sepele lainnya. Bahkan jika terlalu lama pembantu itu melaksanan perintah jodl, Jodl pun selalu memakinya. Sangat beruntunglah Jodl memiliki pengurus rumah yang sabar seperti Dietrich, Dietrich mememang sudah memiliki sifat keibuan dan sabar meski dia masih remaja, sifat itu muncul karena Dietrcih sudah ditinggal ibunya meninggal saat melahirkan dia.

Setiap hari Jodl selalu berteriak untuk menyuruh Dietrich untuk malakukan hal sepele, dan selalu memaki jika Dietrich terlalu lama datang. Pernah suatu ketika Dietrich terlalu lama mengambil mantel Jodl yang hendak pergi ke bar, jodl pun memakinya “dasar wanita panggilan, mengambil mantel saja lama”. Tapi Dietrich hanya tersenyum menanggapi hal itu.

Setelah beberapa bulan bekerja, Dietrich pun mulai hafal kebiasaan Jodl, setiap senin, rabu kamis Jodl pergi ke bar untuk mabuk dan pulang pada 3 pagi, jumat,sabtu,minggu Jodl entah pergi kemana tapi pulang sekitar pukul 2 pagi. Dietrich pun juga baru tau jika Jodl tak pernah sembayang.
Jodl yang dulu berbicar kasar lama kelamaan menjadi lebih halus, mungkin karena luluh atas sifat Dietrich yang sangat sabar. Dietrich pun mengajarkan Jodl sembayang dan meninggalkan kebiasaan dugem secara tidak langsung, Dietrcih kadang-kadang membaca artikel tentang bahaya alkohol dengan suara agak keras agar Jodl mendengar, dan selalu meminta ijin Jodl untuk pergi ke gereja.

Lambat laun Jodl berubah menjadi pribadi yang lebih baik, tidak pernah berkata kasar,sudah mulai mandiri dan sesekali ke gereja, ya itu semua karena dia luluh atas sifat Dietrich yang begitu lembut. Jodl pun kini sering mengajak jalan-jalan Dietrick di sekitaran jerman, kadang mereka Cuma duduk di padang rumput sambil bercerita tentang hal-hal yang mebuat mereka saling tertawa dan di akhiri saling memandang tanpa sepatah kata selama beberapa detik. Kedekatan antara Dietrich dan Jodl terjalin untuk waktu beberapa tahun dan mereka sering membuat memori  di setiap sudut jerman. Namun Jodl tidak yakin jika Dietrich menyukainya begitu juga sebaliknya, maka mereka berdua hanya memendam perasaan di saat mereka telah menciptakan kenanggan manis di setiap sudut Jerman.

23 Agustus 1942, terjadi peperangan antara Jerman dengan Uni Soviet di kota Stalingrad. Dulu Uni soviet merupakan kawan Jerman tetapi karena telah terjadi pelanggaran perjanjian kini Uni Soviet pun menjadi musuh. Adorf sudah berada di Uni Soviet di daerah kecil dekat Stalingrad dan daerahnya kini sedang di serang oleh negara dimana anaknya tinggal.

5 Desember 1942 Jerman mengeluarkan perintah kepada rakyatnya untuk membantai semua orang Uni Soviet yang berada di Jerman. Dietrcih yang orang Uni Soviet merasa khawatir akan hal itu, apalagi ia bekerja pada rumah tentara Jerman, untung baginya ia telah menganti identitasnya sejak awal. Sejak terjadi perang, Dietrcih pun jarang jalan bersama Jodl, dan mulai mengirim surat secara sembunyi-sembunyi kepada bapaknya yang berada di Jerman. Ia pun secara rutin mengirim surat menanyakan keadaan Adorf, di pesan Adorf tertulis “Vladimirovna, kembalilah ke tanah kelahiranmu Uni Soviet, temanilah bapak mu yang sudah tua ini”.

Naas bagi Dietrich, surat Adorf yang secara tidak langsung menyatakan bahwa dia adalah orang Uni Soviet secara tidak sengaja terbaca oleh Heydirc. Dietrich pun diancam hukuman gantung di depan umum. Pada saat hukuman itu hendak dilaksanakan, Jodl pun memohon kepada heydirc untuk mencabut hukuman itu.

Kepala Dietrich sudah berada di tali gantungan, penyangga kakinya sudah di turunkan, nafasnya sudah mulai sesak, kakinya hanya bisa menendang udara berharap kakinya berada di tanah agar ia bisa bernafas,tetapi ia hanya memikirkan cara menyampaikan kepada Jodl bahwa ia sayang padanya. Jodl yang sayang kepada Dietrich meski ia tidak tau apakah Dietrich juga sayang padanya tidak tega melihat hal itu, ia secara nekat merebut pistol Adorf dan langsung menarik pelatuknya dan langsung menembakkan ke arah tali yang menggantung leher Dietrich. DOOOR....!!!. 

Suara Dietrich yang kehabisan nafas tidak lagi terdengar, Jodl pun melihatnya dan ia melihat bahwa ia meleset menembak talinya tapi ia malah tepat menembak kepala Dietrcih. Semua warga yang liat langsung bertepuk dangan riuh, Heydric pun menepuk pundak Jodl dan berkata “bagus nak”. Jodl hanya bisa tertunduk dengan air mata yang terus mengalir, ia mulai menyalahkan orang lain, menyalahkan orang lain, dan mulai menyalahkan diri sendiri karena telah melakukan itu dan tidak mengatakan bahwa ia sayang kepada Dietrich.

1 minggu setelah kematian Dietrich, Jodl pun melihat-lihat kamar Dietrick, ia menemukan buku yang cukup tebal. Ia membuka dan melihat ada banyak potongan kertas yang membentuk orang yang bergandengan tangan berdua, Jodl pun membaca tulisan di situ”ini adalah jumlah dimana kita saling jalan berdua, sangat banyak bukan Jodl?”. Di setiap orang itu terdapat tulisan tentang memori yang telah mereka lalui berdua. Jodl pun membaca “ini saat kita duduk bedua di padang rumput sambil menikmati sandwich”, “ini saat kita duduk dibawah suatu pohon di puncak bukit, kita menunggu matahari terbenam sambil kita tertawa”. Jodl pun membaca ratusan potongan kertas orang bergandengan tangan satu-satu, dia pun senyum sambil menanggis teringgat hal-hal yang mereka lalui berdua.

 Di akhir buku, terdapat tulisan “Jodl, aku menyanyagi mu sepenuh hati, andai engkau hal ini”. Usai membaca itu, Jodl pun berlari ke makam Dietrich dengan meninggalkan jejak air mata di tiap langkahnya. Di depan makam Dietrich, Jodl pun berlutut sambil menanggis “Ditrich, maaf atas tindakan ku saat kita bertemu, maaf karena aku tidak berani mengatakan perasaan, maaf karena aku yang telah membuat meninggal. Dietrich, terimakasih karena telah merubah ku menjadi Jodl yang memiliki kepribadian lebih baik, TERIMA KASIH TELAH MENJADI INSPIRASI KU UNTUK MENJADI PRIBADI YANG LEBIH BAIK”

Sabtu, 28 April 2012

kesepian

wes, dari judulnya ada udah galau. penyebab kesepian tuh banyak banget, ada yang emang cuma punya temen gelembung, ada yang putus cinta. kesepian itu bisa pas lu jalan rame2 sama temen lu bisa ngerasa kesepian, pas temen2 ketawa lu juga ikut ketawa tapi dalam hati lu ngerasa kesepian.

gw  pernah ngerasa "ini bukan dunia gw", itu pasti bakal nyebabin lw kesepian. contoh nih, gw ngerasa kalo ini bukan dunia gw. dunia gw beda banget sama di sini, gw yang anak malas gak seharusnya ada di dunianya orang rajin. gw ngerasa agak kaget juga begitu tau kalo sifatnya tu beda banget sama temen SMA gw, ngerasa kaget begitu pelajaran isinya pada apalan pasal-pasal. Yang paling bikin gw kaget tuh dulu pas gw SMA temen2 gw pada gampang di ajak main (walaupun saat UAS) , gampang di ajak bikin acara. FYI,  temen kuliah gw pas malam minggu gak ada yang mau gw ajak nongkrong, padalahal cuma minum jus. mereka gak mau dengan alasan UAS, DAN MEREKA UDAH PADA BELAJAR SEJAK HARI KAMIS( waktu itu kamis,jumat,sabtu, libur dan mereka belajar buat uas besok senin mulai kamis).

gara2 itu, gue idup gw jadi ngerasa sepi, gw jadi kepikiran buat balik ke masa di mana gw masih pake seragam putih abu-abu. i miss my high school so bad. gue kangen dimana pas uas pun kita gak belajar tapi malah pada main, kangen saat gw pulang sekolah main bola atau basket, kangen pas pada ketawa bareng di kelas, kangen di saat canda tawa tiap hari.

sekarang gue makin kesepian, di sini gue gak begitu cocok, sekarang kalo sama temen SMA gue sering roaming, mungkin gara2 mereka di jawa gw di pontianak. gw juga sekarang rada ngerasa kalo temen2 gue yang dulu care udah gak begitu care, mungkin gara2 jarang ketemu atau mememang gw ada skala prioritas terakhir. kadang gue kepikiran jadi gaul (gue lebih mirip badak pake kacamata daripada orang gaul) kayak yang lain, kalo orang gaul itu dia jerawatan yang heboh satu kota, di ngetweet sedih langsung jadi trending topic.

I don't know actually why I really want to write this post, but I need something to share my "unknown feeling".
It's like private, but if people see or read this so welcome to my world! :)
This is me and who I'm.
Especially when I'm in the worst mood, I really need to share but I'm sure that there's no one can understand me.

Senin, 23 April 2012

menghadapi masalah

tiap orang pasti pernah kena masalah, dan reaksi tiap orang pasti beda-beda begitu dapet masalah. gue paling salut,kagum sama orang yang masalahnya berat,dia kepikiran terus tapi masih bisa senyum,ketawa sama buat orang lain tertawa. contohnya orang yang gue bicarain di post gue sebelum ini, walaupun dia masalahnya berat, matanya udah keliatan sedih,galau banget, tapi dia masih bisa ketawa. buat cowo, kalo loe nemu ada cewe yang kayak gitu, buruan loe pacarin nikahin tuh cewek. cewe yang kayak gitu tuh cewe tangguh kayak xena.

disini gue bakal ngasih loe cara biar loe ngerasa agak entengan / gak begitu ngerasa sedih saat loe ada masalah. cara yang paling ampuh menurut gue biar loe gak begitu ngerasa sedih saat ada masalah loe kudu cerita sama temen/pacar/orang tua. loe ceritain aja semua masalah loe, gak usah ada yang ditutupi, loe kudu percaya sama mereka kalo mereka gak bakal bocor ke orang lain, kalo loe gak percaya sama mereka, loe mau percaya sama penjual barang KW yang ngaku barang asli ?!. walaupun kadang mereka gak ngasih nasihat, tapi begitu loe udah selesai cerita loe bakala merasa mendingan.


ngelakuin hobi itu cara buat loe orang yang agak ketutup atau gak kebiasa cerita sama orang lain. banyak manfaat yang bisa loe  ambil, selain jadi tempat "pelampiasan" *woh bahasanya* loe disini juga bisa jadi tempat pengembangan diri. mungkin aja loe yang hobi futsal lagi ada masalah, loe lampiasin aja di futsal, pasti futsal loe bakal lebih berkembang, mungkin loe kalo cewe loe lampiasin ke cheers, gue yakin dengan loe latiian cheers  yang dilempar-lempar pasti sedih loe ilang, loe ngerasa mendingan, dan siapa tau loe jadi lebih berkembang dan masuk tim cheers Indonesia.

kalo hobi loe jadi tempat pelampisan, loe harus tau batas yang wajar buat badan loe. dulu gue juga pernah ada masalah, terus gue lampiasin ke futsal, 3 bola 5 orang penendang dan waktunya agak lama, disitu mereka nendang dan gue jadi kiper, tapi gue gak tau batas buat badan gue, besoknya gue sakit gak masuk sekolah 2 hari. Loe juga bisa bikin diagram (kayak mindset buku pelajaran) tentang penyelesaian masalah loe. Di diagram itu, loe bikin beberapa kemungkinan tindakan yang loe ambil buat nyelesain masalah itu, di tiap tindakan itu ada uraian efek positif negatif dari loe ngambil tindakan itu,faktor "X" yang nyebabin tindakan itu gagal, dan sebelum loe bikin kemungkinan tindakan itu, loe harus memeperhatikan berbagai faktor-faktor, bisa faktor sifat yang ada masalah sama loe,waktu,dll. sekarang gue kalo ada masalah atau ada temen curhat ke gue sering cara ini buat nyelesain masalah ini.

intinya kalo loe ada masalah loe jangan galau di kamar sama ngemil baygon mat, mending loe lakuin ke hal-hal yang positif biar loe ngerasa mendingan,badan loe gak rusak dan loe bisa berfikir lebih jernih buat nyelsain maslah itu. dulu (4 tahun yang lalu) gue kalo ada masalah sering gue lampiasin ke hal-hal yang cenderung negatif, gue ngbutlah sampe 130 KM/H, kalo saking emosinya dulu gue malah mukulin pingiran tembok sampe tangan berdarah dikit. emang bisa ngurangi sedihnya tapi badan gue pasti agak ancur kalo gak keputusan yang loe ambil pasti buruk, sekarang kalo ada masalah gue mendekat diri ke Tuhan dulu biar agak tenangan, abis itu baru buat diagram buat nyelesain masalah.

jangan sampe loe kalo ada masalah kayak gue dulu, loe bakal rugi sendiri, ambil aja pelajaran dari masa lalu gue. oya, kalo loe orang gaul gila yang follwers nya 4000 dan gak tau siapa mereka, jangan sekali-kali loe ngetweet " :( " gue jamin satu kota bakal ngebahas kenapa loe sedih, dan loe bakal kerepotan ndiri. mending cara nyampaiinnya secara pribadi kayak lewat bbm atau sms. kalo gue sih gak bakal kayak gitu, maklum aja gue bukan anak gaul *naggis di bawah jembatan*.

kalo ada masalah dinikmatin aja, jangan di jadiin beban biar loe awet muda. sukur-sukur loe bisa ketawa atau malah bikin orang ketawa kayang yang gue ceritain di awal. ini bukan bagaimana cara melewati badai, tapi ini tentang bagaimana menari di dalam badai.

Sabtu, 21 April 2012

tamparan hidup

woyo gue kembali ngeblog, bukannya gue gak mau ngeblog tapi gue lagi menikmati liburan di semarang. yup liburan.sebelum liburan gue ngerasa idup gue hampa bgt, gue gak tau apa karena gue homesick parah atau gara-gara idup gue yang terlalu monoton. loe bayangin aja gimana monotonnya idup gue, selama beberapa bulan gue sarapan sama nasi kuning, tempat main gak begitu jauh tergantung kekuatan kaki buat jalan ke tempat itu. idup gue isinya bangun jam 04.45 > olahraga > kuliah > pulang > tidur > makan malam di warung pojok jalan > nonton anime atau ngegame > tidur. gue waktu itu udah bener-bener ngerasa, anjir, idup gue terlalu monoton.

itu tambah parah pas mau UAS. jadi pas mau UAS sempet ada kayak libur selama 4 hari, dan selama 4 hari itu pula pada niat belajar,pada gak mau di ajakin main walaupun cuma buat nongkrong di tempat jus (kecuali 1 orang yang mau gue ajak). waktu itu gue jadi merasa idup gue monoton dan agak hampa karena jarang main. gue pun coba rajin twitteran, tapi hasilnya jadi tambah hampa hidup gue. gue merhatiin TL temen gue yang isinya kejadian sama temennya,jatuh cinta, putus, gue semua roaming, gak paham sama sekali. biasanya begitu gue tau, itu beritanya udah beberapa bulan yang lau, jadi kayak ngerasa di singkiran gara-gara tempat gue jauh banget. ini gue udah merasa idup gue hampa banget, kayak gak ada tujuan gak punya siapa-siapa.

abis UAS gue ada libur sekitar 2 minggu, gue nyempetin buat pulang ke Semarang. pas liburan itu gue ultah, tapi baut gue ultah itu cuma hari biasa dengan banyak SMS,mention ngucapin "selamat ultah,WYATB". gue bukan termasuk orang gaul, jadi gak heran kalo ultah gue gak ada kejutan,gak ada yang bikin ucapan selamat terus di upload ke twitter lewat instagram. tapi gue sedikit seneng bisa ultah di Semarang, walaupun temen2 gue pada sibuk buat UTS.

pas liburan itu gue juga sempet main beberapa temen gue. gue ketemuan sama 2 orang temen gue, yang satu lagi ada masalah yang satunya normal. pas temen gue yang ada masalah itu cerita, gue sempet liat matanya tu gabungan antara marah,jengkel,sedih,galau, butuh pelukan atau pukpuk, dari gesture tubuhnya dia keliatan banget emosi sama sedih. jujur gue waktu itu bicara dalam hati "udah ganti topik aja, bukannya gue kagak mau denger ceritamu, tapi gue gak kuat lihat ekspresi mata mu". gue tetep dengerin dan ngasih saran ke dia, tapi gue gak liat matanya. yang gue salaut dari dia, walupun lagi banyak pikiran, lagi galau & sedih tingkat dewa, tapi dia bisa langsung senyum ama ketawa abis itu. dafuq, dari galau jadi senyum, piece of cake ?  gue salut abis sama orang itu yang bisa dari galau sedih langsung jadi ketawa.

abis dua orang itu pulang  gue sempet muter2 kota bentar dan gue nemuin kenyataan yang "nampar" atas beberapa paragraf di atas. gue sempet denger pembicaraan antara dua orang tukang becak(kejadiannya sekitar jam 5 sore), yup perkataan tukang becak bener2 nampar gue hari ini, kira2  gini percakapannya

A : "hari ini cuma dapet 20rb, buat makan siang sama malam sendiri aja udah habis. gak bisa nabung buat keluarga sama sekolah anak"
B:"ya gimana lagi, kalo nabung ntar mati gak makan, kalo makan ya gak nabung. ya udah,semangat narik becak lagi buat tabungan"

gue habis denger itu berasa di tampar, loe bisa bayangin gimana monotonnya hidupnya tukang becak itu (kalo gak salah udah hampir 10 tahun jadi tukang becak) cuma duduk nunggu penumpang tiap hari selama hamper 10 tahun. gimana hampanya hidupnya, dia milih tempat mangkal becak yang gak ada tukang becak lain biar dapet duit lebih banyak, otomatis dia selama hampir 10 tahun selalu nunggu penumpang sendirian gak ada tukang becak lain. habis denger itu gue bener2 berasa di tampar sama percakapan dua tukang becak itu.

TERKADANG KITA DAPAT MENGAMBIL PELAJARAN DARI ORANG YANG DIANGGAP MASYARAKAT LEBIH RENDAH DARI KITA JIKA KITA MELIHAT DARI SISI LAIN.